Translate

Affichage des articles dont le libellé est belajar pribahasa. Afficher tous les articles
Affichage des articles dont le libellé est belajar pribahasa. Afficher tous les articles

jeudi 14 mai 2026

Rumput Tetangga Lebih Hijau, Rumput Kita Lebih Lebat

Mungkin hidup gua terlalu banyak becanda.
Karena buat gua, dalam menjalani hidup kita gak boleh terlalu serius.
Terkadang kita butuh becanda supaya hidup ini gak terlalu terasa berat.
Terkadang kita perlu menertawakan masalah di hidup kita sendiri supaya kita sadar di sekeliling kita banyak yang punya masalah lebih berat.
Versi mereka sendiri tentunya.
Ya. Manusia memang selalu ngerasa hidupnya paling berat.
Manusia selalu ngerasa masalahnya paling berat, paling susah dilewatin.
Manusia manapun.
Semua manusia.
Termasuk gua sendiri tentunya.

Sekeras apapun gua ngelawan, mencoba berfikir kalo masalah gua gak sesulit itu, mencoba berfikir kalo masalah orang lain jauh lebih kompleks, tetep aja sesekali pasti pernah atau bahkan sering ngerasa kalo masalah gua adalah yang paling berat dan mustahil bisa dilewatin manusia lain.
Kata orang sih rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau.

Sayangnya banyak dari kita yang lupa kalo rumput kita mungkin bukan cuma kurang hijau, tapi juga kurang rapih.
Padahal sudah tentulah kita perlu menyemai, perlu memotongnya secara teratur supaya pertumbuhannya baik dan menghasilkan rumput yang rapi serta hijau sehingga enak dipandang mata.

Banyak dari kita yang hanya melihat rumputnya.
Tapi apakah kita sudah tau proses yang dilakukan "si tetangga" itu sehingga rumputnya lebih hijau? Apakah kita tau bibit rumput yang digunakan?
Kita sering lupa bahwasanya sudah tentu bibit yang berbeda akan menghasilkan rumput yang berbeda pula.
Kita pun lupa bahwa selera orang pun berbeda.
Bisa jadi orang lain pun lebih menginginkan rumput yang liar, lebat, menjalar kesana kemari dan tertawa. Namun bila saat berpisah telah tiba. Ijinkan ku menjaga dirimu. Berdua menikmati pelukan di ujung waktu.
Oke jangan diterusin.

Jadi pada intinya, kita harus berusaha menyelesaikan masalah kita sesuai dengan hasil yang kita inginkan. Bukan dengan melihat permasalahan orang lain yang terlihat lebih sepele.
Karena hal seperti itu sama sekali tidak  akan menyelesaikan masalah dan justru membuatnya semakin rumit.
Dan akar permasalahan itu pun harus kita ketahui karena tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah berbeda dengan cara yang sama. Mungkin bisa. Tapi tentulah proses dan waktunya berbeda.
Maka dari itu, selesaikan masalahmu sendiri, jangan ikut campur masalah orang lain, atau masalahmu menjadi semakin berat dan mungkin juga bisa menjadi masalah untuk orang lain.

Salam.

Featured Post

Jangka

Kadang pertemanan itu seperti jangka. Kalo kita mau bikin lingkaran yang luas tapi rapih emang harus sedikit ngelebar dan ngejauh. Yap. Se...