Kulambungkan anganku
dan merambah angkasamu
Di tepian gemintang
yang terbiasa terang
dan merambah angkasamu
Di tepian gemintang
yang terbiasa terang
Saat itu kau dan aku berpandang
Lalu meratap tanyaku
pada embun yang membasahi
setiap jengkal
berseminya bunga
dan rerumputan.
Aku sudah terbiasa diam
saat merangkai sajak-sajak pelangiku
yang tak pudar terkikis waktu.
Menjadi penawar di kala senduku
Membuatku merasa punya arti
Saat kutiti
dawai-dawai rinduku.
Meski aku tahu kau tak sudi,
menemaniku dalam sepi.
Aku sudah terbiasa diam
saat merangkai sajak-sajak pelangiku
yang tak pudar terkikis waktu.
Menjadi penawar di kala senduku
Membuatku merasa punya arti
Saat kutiti
dawai-dawai rinduku.
Meski aku tahu kau tak sudi,
menemaniku dalam sepi.
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire