Aku tak pernah meniadakan hati
walau hanya baris tanpa arti
Aku tak pernah mengungkung
meski seringkali lara merundung
Mungkin itulah retorika
antara hati yang menderik
semburatkan dua rona
yang hingga kini saling bertaut
Memilikimu hanya ilusi
sebuah ilusi dari kumpulan mimpi
yang terdengar syahdu walau fana
bagai erangan pemecah sukma
menjerit,
menjalar asa kehampaan
walau hanya baris tanpa arti
Aku tak pernah mengungkung
meski seringkali lara merundung
Mungkin itulah retorika
antara hati yang menderik
semburatkan dua rona
yang hingga kini saling bertaut
Memilikimu hanya ilusi
sebuah ilusi dari kumpulan mimpi
yang terdengar syahdu walau fana
bagai erangan pemecah sukma
menjerit,
menjalar asa kehampaan
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire